Kawasan Konservasi Taman Nasional Ujung Kulon

0
227

Kawasan Taman Nasional Ujung Kulon merupakan area konservasi cagar alam liar bagi flora dan fauna Indonesia. Masuk dalam wilayah Krakatau dengan beberapa pualu kecil disekitarnya yang juga memuat potensi wisata seperti Pulau Peucang dan Pulau handeuleum. Luasnya 122.956 Ha dengan konsep seperti hutan di alam bebas ini terbilang sudah cukup berumur, hampir dua abad sudah kawasan ini difungsikan sebagai habitat asli bagi satwa-satwa liar yang terancam punah, yang paling populer sebagai penghuni kawasan ini tentu Badak Jawa yang jumlahnya berkisar 50-an saja. Awalnya Ujung Kulon adalah daerah pertanian sampai akhirnya kemudian hancur akiat dampak dari meletusnya Gunung Krakatau tahun 1883 yang kemudian menjadikan daerah ini kembali menjadi hutan.

ujung-kulon

Taman Nasional Ujung Kulon ini merupakan taman nasional pertama yang diresmikan di Indonesia serta diakui sebagai salah satu warisan dunia uleh UNESCO pada tahun 1991.

Wilayah Taman Nasional Ujung Kulon masuk dalam kabupaten Pandeglang, Banten. Jika hendak kemari anda mmemulai perjalanan dari Serang ke Pandeglang kemudian ke Labuan dan Panimbag hingga akhirnya sampai Sumur Dua. Hutan hujan tropis yang hijau lebat membentang di sepanjang daratan bagian kawasan ini, beragam vegetasi tumbuhan membuat lokasi ini berkesan lebat dengan daratan yang didominasi ekosistem rawa sitambah rapatnya pepohonan membuat taman nasional ini terasa sulit dijamah, namun sengan berkembangnya jaman, kini bukanlah mustahil untuk berwisata ke kawasan ini, apalagi sekarang sudah banyak perusahaan tour and travel memasukkan wilayah Taman Nasional Ujung Kulon ke dalam paket-paket wisata.

79546

Di kawasan ini hidup dan tumbuh  lebih dari 600 jenis tumbuhan termasuk tumbuh-tumbuhan yang langka serta beragam spesies hewan mamalia, primata, reptil, hingga serangga endemik hutan, ada Banteng, Macan Tutul, Kucing Hutan, dan tentu saja yang terkenal badak Bercula Satu yang sayangnya habitat hewan-hewan ini jumlahnya semakin mengecil. Tidak dapat dipungkiri, dengan mendapat pengakuan dari UNESCO merupakan harapan baru bagi kelangsungan cagar alam ini untuk mendapat bantuan juga dukungan teknis untuk memperkenalkan kepada dunia mengenai eksistensi kawasan konservasi ini. Selain hutannya yang keren, Ujung Kulon juga memberikan keindahan alam lain yang menjadi daya tarik bagi wisatawan asing maupun domestik, anda bisa melakukan kegiatan trekking selain tentunya mengeksplor objek wisata yang tersembunyi yang masuk dalam wilayah Taman Nasional Ujung Kulon ini. (Arisca Meir/inloveindonesia.com) (Foto: oladoo.com; javaoverlandtours.com; iwf.or.id)

Tinggalkan Komentar