Gajah Sumatera, Hewan Dilindungi yang Banyak Diburu Manusia

0
224

Gajah Sumatera menurut sumber wikipedia adalah subspesies gajah Asia yang habitatnya di Pulau Sumatera, posturnya lebih kecil bila dibandingkan gajah india, hewan yang sebenarnya dilindungi ini populasinya semakin menurun dan menjadi spesies yang terancam, bahkan baru-baru ini ramai diberitakan pembantaian gajah di beberapa daerah di pulau Sumatera yang dilakukan masyarakat setempat demi mendapatkan gading gajah untuk dijual, ironisnya lagi pemberitaan tentang pembantaian gajah tersebut disertai foto yang sungguh sadis, sedih dan miris rasanya melihat oknum-oknum tak bertanggung jawab tega menghabisi nyawa hewan yang dilindungi demi pundi-pundi rupiah. Dari jumlahnya yang diperkirakan mencapai hampir 3000 ekor, menurun hingga 65% akibat dibunuh manusia, dan 30% mati diracun.

Gajah Sumatera merupakan mamalia terbesar di Indoneisa, berat gajah dewasa bisa mencapai hingga 6 ton. Gajah mengandung anaknya selama 22 tahun lamanya, sebenarnya spesies gajah sendiri bisa hidup sampai usianya mencpai 70 tahun. Gajah dijadikan simbol ilmu pengetahuan sebab hewan pemakan rumput dan tumbuh-tumbuhan ini dikenal memiliki kecerdasan tinggi, punya kemampuan mengingat cukup baik dan memiliki otak yang lebih besar dibandingkan dengan mamalia darat lainnya, telinganya yang besar dan lebar punya kemampuan mendengar dengan baik selain berfungsi untuk membantu mengurangi suhu panas dalam tubuhnya. Hewan ini juga dikenal dengan adanya gading serta belalainya yang unik, belalai sendiri dipakai untuk mengambil makanan, mengambil air, serta berfungsi untuk memegang. Meski banyak hidup di kawasan penangkaran, gajah liar hidup berpindah dari daerah gunung ke dataran rendah selama musim kering, ke daerah perbukitan saat musim penghujan tiba, kini ekosistemnya telah rusak tak jarang gajah masuk ke perkampungan manusia untuk mencari makanan. Gajah Sumatera desawa butuh makanan hingga 150kg setiap harinya, Gajah Sumatera tidur dengan posisi berdiri, ia punya masa kawin 10-12 tahun. Populasinya yang terus berkurang ini tersebar di beberapa wilayah seperti Riau, Lampung, Naggroe Aceh Darussalam, Bengkulu, Jambi, dan lain-lain. (Arisca Meir/inloveindonesia.com) (Foto: anneahira.com)

Tinggalkan Komentar