Masjid Al Markaz Makassar, Kemegahan Arsitektur Miniatur Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Makassar

0
31

Anda penasaran dengan megahnya arsitektur Masjid Nabawi dan Masjidil Haram, tapi belum diberi kesempatan untuk mengunjungi dua tempat suci bagi umat Islam ini. Anda kini bisa melihat sekilas gambaran megahnya arsitektur kedua masjid agung ini di Masjid Al Markaz, Makassar.

Masjid Al Markaz dengan dominasi warna hijau ini berdiri pada tanggal 12 Januari 1996. Letaknya berada di area bekas kampus Universitas Hasanudi Baraya, Jalan Masjid Raya Makassar,  kecamatan Bontala, Makassar, Sulawesi Selatan. Masjid ini didirikan atas prakarsa Jenderal M Yusuf (alm), seorang pejuang asal Makassar yang ingin mendirikan pusat pengembangan peradaban Islam di Indonesia. Berkat dukungan yang datang dari berbagai pihak, Kota Makassar akhirnya ditetapkan sebagai tempat pendirian pusat peradaban Islam karena merupakan titik sentral kawasan Indonesia bagian timur. Dalam waktu relatif singkat, sebuah masjid megah pun akhirnya berdiri dan diresmikan oleh Jenderal M Jusuf sendiri sebagai pengagas.

Masjid yang membutuhkan waktu sekitar dua tahun dalam pembangunannya ini memiliki tiga lantai yang dibagi menjadi beberapa ruangan, seperti ruang kantor sekretariat, aula, perpustakaan, pendidikan, koperasi, dan kantor MUI Sulawesi Selatan. Hingga saat ini, Masjid Al Markaz berkembang menjadi pusat pengembangan ibadah agama Islam terbesar dan termegah di Asia Tenggara.

Masjid Al Markaz bisa menampung jama’ah hingga 10.000 jamaah, terbuat dari granit dan nuansa warna hijau yang sejuk. Tidak seperti masjid pada umumnya,  Masjid ini tidak memiliki kubah tetapi kuncup segi empat mirip bentukan Masjid Katangka (masjid tertua Makassar) dan rumah Bugis-Makassar. (Hikari/ensiklopediaindonesia.com)

Baca Juga:  Kujang: Jati Diri Pusaka Tanah Pasundan

Tinggalkan Komentar