Yang Mistis Di Lawang Sewu

0
42

Mendengar kata ‘Semarang’ disebut, pastinya anda akan teringat pada satu tempat yang dikenal sebagai wisata mistisnya Kota Semarang. Lawang Sewu, tak heran kalau tempat wisata ini dikenal sebagai tempat wisata mistis di Semarang. Sebutan mistisnya ini mungkin datang karena bangunannya yang berdiri pada jaman baheula.

Lawang Sewu merupakan sebuah bangunan kuno peninggalan jaman belanda yang dibangun pada 1904. Awalnya gedung ini merupakan kantor pusat perusahaan kereta api (trem) penjajah Belanda (Nederlandsch Indishe Spoorweg Naatschappij). Gedung yang memiliki tiga lantai ini adalah dibangun oleh arsitek elanda ternama, Prof Jacob F Klinkhamer dan BJ Queendag, dengan menggunakan art deco style.

Letak Lawang Sewu berlokasi di sisi timur Tugu Muda Semarang, atau di sudut jalan Pandanaran dan jalan Pemuda. Sebutan Lawang Sewu (Seribu Pintu) sendiri muncul ini dikarenakan bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak, meski kenyataannya tidak sampai seribu jumlahnya. Jumlah pintu sebenarnya adalah sebanyak 342 saja. Seperti bangunan gaya-gaya bangunan lama pada umumnya, Lawang Sewu memiliki banyak jendela tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering menganggapnya sebagai pintu.

Bangunan utama Lawang Sewu adalah bangunan berlantai tiga dan memiliki dua sayap membentang ke kanan dan kiri. Didalamnya terdapat tangga besar ke lantai dua. Di antara tangga ada kaca besar yang menggambarkan dua wanita muda Belanda yang terbuat dari gelas. Semua struktur bangunan, pintu dan jendela mengadaptasi gaya arsitektur Belanda.

Baca Juga:  Masjid Al Markaz Makassar, Kemegahan Arsitektur Miniatur Masjidil Haram dan Masjid Nabawi di Makassar

Tinggalkan Komentar