Museum Purba Sangiran, Saatnya Berwisata ke Zaman Purba

0
59

Museum Purba Sangiran merupakan situs arkeologi manusia purba terlengkap di Asia. Dengan luas area 56 km² berada di kaki Gunung Lawu, Jawa Tengah, atau sekitar 15 km utara Surakarta, tepatnya lembah Sungai Bengawan Solo. Sangiran memberi informasi lengkap sejarah kehidupan manusia purba meliputi habitat, pola kehidupannya, binatang yang hidup bersamanya, hingga proses terjadinya bentang alam dalam kurun waktu tidak kurang dari 2 juta tahun (Pliosen Akhir hingga akhir Pleistosen Tengah).
Keberadaan Sangiran merepukana hal penting bagi perkembangan ilmu penegetahuan, khususnya dalam bidang antropologi, arkeologi, biologi, paleoantropologi, geologi, dan tentu saja bidang pariwisata. Di sini para pengunjung dapat melihat sekitar 13.809 koleksi fosil manusia purba dan merupakan terlengkap di Asia. Ada juga fosil hewan bertulang belakang, fosil binatang air, batuan, fosil tumbuhan laut, alat-alat batu, dan beberapa jenis hewan seperti badak, sapi, rusa, banteng, dan kerbau. Tersedia juga ruang audio visual untuk menyaksikan fosil tinggalan kehidupan masa prasejarah di Sangiran.
Tak hanya manusia dan kehidupan pra sejarah saja yang ada di Sangiran. Disini juga terdapat koleksi fosil-fosil hewan bawah laut sehingga terungkap teori bahwa pulau Jawa muncul dari dasar laut jutaan tahun yang lalu. Pada tahun 1980, para peneliti dikejutkan oleh penemuan fosil mammouth yang kini disimpan di Museum Geologi Bandung. Sejak tahun 1977 situs Sangiran ditetapkan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia sebagai cagar budaya. Tahun 1996 Sangiran terdaftar dalam Situs Warisan Dunia UNESCO sebagai World Heritage.
Untuk menikmati perjalanan menuju jaman purba, pengunjung hanya di kenai tiket sebesar Rp. 3000 bagi wisatawan domestik, dan Rp. 7500,- bagi wisatawan mancanegara. (Hikari/inloveindonesia.com)

Tinggalkan Komentar