Jakob Oetama, Pendiri Harian Kompas

0
62

Siapa tak mengenal pria yang berdiri di balik kesuksesan perusahaan kelompok Kompas-Gramedia Group ini. Kiprahnya dalam bisnis media serta karirnya sebagai wartawan senior tidak diragukan lagi. Totalitas serta konsistensinya pada bidang yang ia tekuni sedari muda ini patut kita teladani. Ya, Jakob Oetama memang tidak dapat kita pisahkan dari bagian perkembangan industri media khususnya media cetak tanah air.

Lahir di magelang, 27 September 1931, ia dikenal sebagai wartawan dan salah satu pendiri koran Kompas, setelah menyelesaikan pendidikan SMA-nya di Yogyakarta, ia dipercaya mengajar di sebuah SMP di daerah Cipanas – Jawa Barat yang kemudian dilanjutkan menjadi tenaga pengajar di SMP Van Lith, Jakarta. Lalu kemudian, ia berkesempatan untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang lebih tinggi lagi dan tercatat sebagai mahasiswa di Perguruan Tinggi Publisistik juga Fisipol Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta. Awal karir jurnalisnya dimulai pada tahun 1956, kala itu ia dipercaya untuk menjadi redaktur mingguan Penabur, lalu tujuh tahun kemudian tepatnya tahun 1963 bersama seorang rekannya (P.K. Ojong) ia mendirikan majalah Intisari. Ide dan kreatifitas yang tidak pernah mampet, membawa dua rekanan ini kemudian mendirikan sebuah media cetak yang terbit setiap hari, di tahun 1965 tepatnya tanggal 28 Juni hadirlah Kompas yang masih dikelolanya hingga kini.

Suksesnya harian Kompas diperluas lagi dengan membuka beberapa peluang bisnis lain yang yang tak kalah menjanjikannya di bawah bendera Kompas Gramedia Group. Tahun 1980-an Kompas Gramedia Group mulai berkembang dengan pesat, utamanya memang di bidang komunikasi, tetapi juga terbilang sukses di bidang lainnya. Beberapa anak perusahaan yang hingga kini masih eksis diantaranya toko buku, perusahaan publishing, radio juga stasiun TV, Event Organizer juga Hotel. Meskipun kini usianya terbilang tak lagi muda, ia masih aktif sebagai Pembina Pengurus Pusat PWI (Persatuan Wartawan Indonesia) serta masih menjabat sebagai Presiden Direktur Kelompok Kompas-Gramedia Group. Betapa beruntungnya seseorang yang bisa mengerjakan bidang yang disukainya dan menjadi sukses di dalamnya, Ya.. Jakob Oetama memang beruntung bisa sukses dengan menggeluti bidang yang ia cintai, namun sudah tentu hal ini tidak lepas dari kerja kerasnya selama bertahun-tahun. (Arisca Meir/inloveindonesia.com) (Foto: profilpengusahasuksesindonesia.blogspot.com)

Tinggalkan Komentar