Luweng Ombo, Menyusuri Gua Terdalam di Jawa

0
122
astacala.org

ENSIKLOPEDIAINDONESIA.COM – Bagi anda para pecinta wisata gua, pasti sudah kenal akrab dengan gua Luweng Ombo. Gua Luweng Ombo disebut-sebut sebagai gua vertikal terdalam di Jawa. Dengan kedalaman yang bervariasi mulai dari 50 meter, 80 meter, dan yang puncaknya adalah sekitar 130 meter. Dengan memiliki diameter sekitar 50 meter pada mulut gua, Luweng Ombo bisa disusuri dengan menggunakan tekhnik single rope.

Gua-gua vertikal seperti ini, atau biasa disebut luweng, beberapa terbentuk karena amblesnya lapisan tanah diatasnya (sinkhole). Meskipun Luweng Ombo adalah sebuah gua vertikal, bukan berarti gua sedalam 120 meter ini tidak memilki jalur horizontal. Di dalamnya juga terdapat beberapa lorong horizontal yang bisa digunakan sebagai tempat istirahat para cavers.

Gua yang terletak di Desa Kalak, kabupaten Pacitan, Propinsi Jawa Timur ini diklaim sebagai goa vertikal terdalam di Jawa. Dinding goa Luweng Ombo juga sama dengan dinding-dinding di gua Jombang, Gunung Kidul, hal ini bisa dilihat dari dinding yang terlihat ditumbuhi lumut akibat adanya rembesan air pada dinding-dinding goa. Bagi yang ingin menelusuri goa tentunya harus sudah paham standar prosedur penelusuran goa dan menguasai penggunaan peralatan pengaman seperti tali, carabiner, descender, ascender, dan sebagainya demi keselamatan.

Untuk menuju Goa yang dipercaya menjadi tempat pembuangan mayat para korban pembersihan mayat korban PKI ini cukup mudah karena aksesnya yang dekat dengan jalan desa dan dilewati angkot pedesaan. Tepatnya terletak di kawasan karst Pegunungan Sewu, kurang lebih 4 jam dari terminal Solo dan 30 menit dari Desa Belah (Donorojo Pojok) dengan menggunakan angkot yang melewati Luweng Ombo.

Untuk menyusuri gua Luweng Ombo tak hany membutuhkan kesiapan fisik saja, tetapi kesiapan mental juga diperlukan. Apalagi saat menuruni gua vertikal ini, para cavers dihimbau untuk tidak panik dan tetap tenang. Karena jika panik sedikit saja dan terjadi sedikit kesalah, bisa berakibat fatal bagi si caver.

Tinggalkan Komentar