Kayangan Api, Pesona Api Abadi Bojonegoro

0
48
alamasedy.com

ENSIKLOPEDIAINDONESIA.COM – Api Kayangan adalah salah satu obyek wisata yang sangat populer di Bojonegoro. Kayangan Api yang merupakan sumber api abadi atau yang tak pernah padam sekalipun yang keluar dari perut bumi, dan merupakan sumber api terbesar di Asia Tenggara. Api Kayangan terletak di di kawasan hutan di Desa Sendangharjo Kecamatan Ngasem Bojonegoro Jawa Timur. Saat pengunjung akan menuju lokasi wisata Api Kayangan ini, mereka akan terlebih dahulu melewati indahnya hutan jati yang hijau dan rindang.

Konon ceritanya tempat ini adalah tempat bersemayamnya Mbah Kriyo Kusumo atau Mpu Supa, atau biasa disebut dengan Mbah Pandhe yang berasal dari kerajaan Majapahit. Mpu Supa merupakan seorang pandai besi yang biasa membuat alat-alat pertanian dan pusaka seperti keris, tombak, cudrik dan lain-lain.

Dengan kepercayaan masyarakat yang masih berkembang hingga saat ini, menjadikan Api Kayangan ini menjadi tempat yang sangat sakral. Api hanya boleh diambil boleh diambil pada saat-saat tertentu, seperti yang sudah-sudah, misalnya, upacara Jumenengan Ngarsodalem Hamengku Buwono X, untuk pembukaan Pekan Olahraga Nasional (PON) dan upacara-upacara yang dianggap sakral. Untuk mengambil api melalui suatu prasyarat yakni selamatan / wilujengan dan tayuban.

Selain menjadi tempat wisata, Api Kayangan juga menjadi tempat untuk berobat. Di samping sumber api terdapat sumber mata air yang kelihatan panas jika dilihat tapi dingin jika disentuh, air tersebut disebut air Blekuthuk. Baunya khas yaitu bau belerang yang memiliki khasiat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Air Blekuthuk ini dulunya untuk mencuci dan merendam keris yang dibuat oleh Mbah Pandhe. Bahkan oleh masyarakat sekitar maupun pengunjung lokasi tersebut, air Blekuthuk tersebut dianggap membawa berkah, karena selain dapat mengobati penyakit juga dianggap dapat membawa keberuntungan bagi mereka yang datang.

Tinggalkan Komentar