Membaca Buku Bisa Menambah Panjang Umur

0
37

Jika anda diminta memilih antara pria metroseksual yang trendi dengan pria kutu buku, pasti kebanyakan anda lebih memilih pria metroseksual. Hal ini memang tidak diherakan lagi terjadi, karena dari segi penampilan pria metroseksual lebih menarik. Sedangkan jika disebut pria kutu buku, bayangan-bayangan kaca mata tebal, rambut tebal, baju klimis, dan sepatu mengkilat sudah pasti terlintas dibayangan anda.

Tapi mulai sekarang, cobalah merubah pandangan anda. Bagi wanita yang sedang mencari pendamping hidup yang tidak sakit-sakitan nantinya, cobalah mencari pasangan hidup yang senang membaca buku. Atau pria yang ingin mendapatkan tubuh yang jauh dari penyakit saat tua nanti, cobalah mulai senang menbaca mulai sekarang.

 Hal ini dikarenakan menurut sebuah studi dari University of Wisconsin-Madison, ternyata pria yang memperoleh nilai terbaik di sekolah tinggi lebih sedikit bermasalah dengan kesehatan ketika mereka beranjak tua.

Studi ini mempelajari 10.000 siswa dari Wisconsin High School yang setelah hari kelulusan terus dipantau hingga 53 tahun kemudian, ternyata terungkap korelasi signifikan antara nilai akademis dan kualitas kesehatan yang stabil dan baik pada usia produktif dan pada tahap kehidupan usia pensiun. Tak berlebihan jika menyimpulkan bahwa pria kutu buku lebih panjang umur dibandingkan tipe pria lainnya.

Seperti yang dituturkan oleh salah satu profesor yang terlibat dalam penelitian terkait, Rebecca Herd, Associate Professor, seperti dikutip dari Lemondrop, bahwa seseorang yang cerdas memang belum tentu bugar dan atletis, tetapi ternyata kecerdasan di bangku sekolah dulu dengan kondisi kesehatan seseorang pada masa depan memiliki kaitan yang sangat erat.

Karena itu, jika sekarang Anda tengah mencari pasangan hidup dengan kondisi kesehatan tubuh dan pikiran terbaik, pria kutu buku adalah pilihannya. Dialah yang akan tetap merawat dan menjaga anda hingga masa tua nanti. (berbagai sumber)

Tinggalkan Komentar