Efek Buruk Akibat Terlalu Banyak Tidur

0
47

Salah satu kunci hidup sehat adalah tidur cukup yang berkualitas. Bagi orang dewasa dianjurkan tidur minimal tujuh jam di malam hari, sementara balita dan anak-anak bisa lebih lama sekitar 10 hingga 12 jam. Kurang tidur bisa menimbulkan berbagai penyakit mulai dari hipertensi, obesitas hingga penyakit jantung, namun terlalu banyak tidur juga tidak berdampak baik bagi kesehatan. Jadi kurang tidur itu tidak bagus, kebanyakan tidur juga tidak bagus pula. Yang baik adalah punya cukup waktu untuk tidur. Dengan tidur yang cukup maka badan akan merefresh kembali dan tubuh akan kembali bugar. Berikut akibat dari kebanyakan tidur.

Meningkatkan Risiko Depresi

Dalam hasil studi yang dilakukan di 2014, peneliti menemukan bahwa durasi tidur yang terlalu lama bisa meningkatkan risiko depresi. Orang dewasa yang tidur antara tujuh hingga sembilan jam hanya memiliki risiko menderita depresi 27 persen, sementara responden yang tidur hingga sembilan jam atau lebih risikonya lebih besar hingga 49 persen.

Bisa Merusak Otak

Sebuah studi di 2012 mengungkapkan, tidur kurang atau terlalu lama bisa memperparah dan mempercepat kerusakan fungsi otak. Kondisi ini bisa lebih parah dialami wanita paruh baya. Wanita yang tidur lebih dari sembilan jam setiap malamnya (atau kurang dari lima jam) menunjukkan adanya perubahan pada otak, yaitu menua lebih cepat hingga dua tahun.

Membuat Sulit Hamil

Pada 2013, peneliti di Korea menganalisa kebiasaan tidur lebih dari 650 wanita yang menjalani program bayi tabung. Mereka menemukan, potensi kehamilan lebih tinggi di antara pasien yang waktu tidurnya tujuh atau delapan jam semalam. Sementara pada wanita yang tidur hingga 11 jam sehari, kemungkinan bisa hamil lebih kecil.  Penyebabnya? Dr. Evan Rosenbluth, ahli masalah reproduksi menjelaskan bahwa pola tidur sangat berpengaruh terhadap normal/tidaknya ritme sirkadian, pengeluaran hormon dan siklus menstruasi. Jam tidur yang melebihi atau kurang dari batas normal, tentunya berpengaruh juga terhadap subur/tidaknya sel telur meski terbilang kecil.

Baca Juga:  Atasi Otot Pegal Karena Duduk Seharian dengan Cara Ini

Menyebabkan Kelebihan Berat Badan

Sebuah penelitian yang dilakukan di Quebec, Kanada menemukan bahwa orang yang kurang atau terlalu banyak tidur berat badannya bisa mengalami kenaikan dalam kurun waktu enam tahun, ketimbang orang yang cukup tidur 7-8 jam semalam. Orang yang tidur hingga 10 jam, 25 persen lebih mungkin naik berat badannya hingga 5 kilogram, meskipun mereka telah mengontrol asupan kalori dan menjaga makanannnya. (berbagai sumber)

Tinggalkan Komentar