8 Fakta Mengenai BJ Habibie, Insinyur Terbaik Indonesia

1
111
Foto : merdeka.com

ENSIKLOPEDIAINDONESIA.COM – Duka kembali menggelayuti Bangsa Indonesia atas wafatnya putra terbaik bangsa, BJ Habibie. Presiden ketiga Republik Indonesia ini menghembuskan napas terakhirnya di RSPAD Gatot Soebroto pada usia 83 tahun, Rabu (11/9/2019) pukul 18.05 WIB.Habibie merupakan tokoh yang paling berpengaruh dan berbagai prestasinya diakui di kancah internasional. Berikut 8 fakta mengenai BJ Habibie yang patut Anda ketahui.

1. Sosok yang Cerdas dan Religius

Fakta Mengenai BJ Habibie
Foto: facebook.com

Sejak masih kecil, Habibie atau yang lebih akrab disapa Rudy sudah memiliki kecerdasan yang luar biasa. Pria kelahiran Parepare, 25 Juni 1936 itu memiliki latar belakang keluarga yang religius. Ayah Habibie terbiasa membacakan Al-Quran untuk Habibie kecil. Tidak heran, di umurnya yang baru 3 tahun, Habibie sudah lancar dalam melantunkan ayat-ayat suci Al-Quran.

2. Meraih Gelar Doktor Teknik dengan Predikat Summa Cumlaude di Jerman

Di tahun 1954, Habibie memulai studinya di Jurusan Teknik Mesin di Universitas Indonesia Bandung (sekarang bernama ITB). Dia hanya menempuh kuliah di sana selama satu tahun karena mendapatkan beasiswa di Jerman.

Lalu, Habibie memutuskan untuk berkuliah di Jerman, tepatnya di Rhein Westfalen Aachen Technische Hochschule (RWTH) dan mengambil jurusan Teknik Penerbangan. Pada tahun 1960, Habibie berhasil meraih gelar Diploma Teknik dengan predikat cumlaude. Lima tahun kemudian, dia meraih gelar Doktor Teknik dengan predikat summa cumlaude. Secara keseluruhan, Habibie menghabiskan 10 tahun lamanya untuk menempuh pendidikan di Jerman.

3. Penemu Teori Keretakan Pesawat

Fakta Mengenai BJ Habibie
Foto: indozone.id

Salah satu fakta mengenai BJ Habibie yang paling menarik adalah dia merupakan penemu teori keretakan pesawat. Semasa kuliah di Jerman, dia menemukan rumus yang bisa digunakan untuk memprediksi keretakan pesawat dengan akurasi yang tinggi. Kemudian, teori keretakan pesawat itu dikenal dengan “Faktor Habibie”.

Baca Juga:  BJ Habibie Meninggal Dunia di RSPAD Gatot Soebroto

4. Menjadi Wakil Presiden di Sebuah Perusahaan Teknologi di Jerman

Setelah merampungkan studinya di Jerman, Habibie tidak langsung pulang ke Indonesia. Dia memutuskan untuk tetap tinggal di Jerman. Dia bahkan pernah bekerja cukup lama di Messerschmitt-Bölkow-Blohm, sebuah perusahaan kedirgantaraan yang terkenal di Jerman.
Di perusahaan tersebut, Habibie mendapat kehormatan menjabat sebagai wakil presiden di bidang teknologi di perusahaan tersebut.

5. Memimpin PT IPTN atau PT Dirgantara Indonesia

Pada tahun 1973, Habibie baru pulang ke Indonesia atas permintaan Presiden Soeharto. Awalnya, dia diminta untuk mengelola Pertamina. Lalu, tiga tahun berikutnya, Habibie dipercaya menjadi pimpinan pertama PT Industri Terbang Negeri (IPTN) yang saat ini bernama PT Dirgantara Indonesia.

6. Menjadi Menteri Riset dan Teknologi

Fakta mengenai BJ Habibie lainnya adalah pada tahun 1978 dia diangkat sebagai Menteri Riset dan Teknologi. Jabatan tersebut dia emban selama dua dasawarsa.

7. Menjadi Wakil Presiden RI

Pada tanggal 11 Maret 1998, Habibie resmi menjadi Wakil Presiden RI menggantikan Try Sutrisno. Namun, dia menjabat sebagai wakil presiden hanya sebentar.

8. Menjadi Presiden RI Ke-3

Fakta Mengenai BJ Habibie
Foto: facebook.com

Saat krisis tahun 1998, saat Soeharto lengser dari jabatannya, Habibie menjabat sebagai Presiden RI. Selama menjadi presiden, dia mengubah wajah Indonesia menjadi lebih demokratis. Selain itu, dia juga berhasil menguatkan mata uang rupiah dari angka hampir menyentuh Rp16.500 menjadi Rp6500 per dolar AS.

Nah, itu dia berbagai fakta mengenai BJ Habibie yang patut Anda ketahui. Seluruh rakyat Indonesia berduka cita atas kepergian BJ Habibie. Selamat jalan, Pak Habibie. Selamat bersua kembali dengan Ibu Ainun. Surga abadi untukmu.

Tinggalkan Komentar